![]()
Isi Token Listrik Sejak PLN memperkenalkan sistem listrik prabayar yang dikenal sebagai “listrik pintar,” masyarakat Indonesia semakin terbiasa menggunakan token listrik sebagai metode pembayaran dan pengendalian konsumsi energi listrik. Sistem ini memungkinkan pelanggan membeli energi listrik dalam bentuk token atau voucher yang berisi 20 digit angka, yang kemudian dimasukkan ke meteran listrik digital (MPB). Dengan sistem ini, pelanggan dapat memantau penggunaan listrik secara real-time dan mengatur pengeluaran sesuai kebutuhan, sehingga meningkatkan kendali dan efisiensi dalam penggunaan listrik.
Penggunaan token listrik sebagai bagian dari layanan listrik prabayar ini juga dianggap sebagai inovasi yang memudahkan masyarakat dalam mengontrol pengeluaran listrik dan menghindari tagihan yang membengkak secara mendadak, berbeda dengan sistem pascabayar yang menagih setelah penggunaan. Seiring waktu, masyarakat semakin terbiasa dan memahami manfaat dari sistem ini, termasuk kemampuannya untuk menghemat energi dan biaya, serta meningkatkan fleksibilitas dalam pengelolaan listrik di rumah mereka.
Sistem yang memungkinkan pelanggan membeli pulsa listrik terlebih dahulu dan kemudian memasukkannya ke meteran dikenal sebagai sistem prabayar listrik atau listrik pintar. Sistem ini menggunakan meteran listrik digital yang dapat diisi ulang melalui token atau kode yang dibeli sebelumnya, baik secara langsung maupun secara online melalui berbagai platform seperti aplikasi pembayaran digital atau situs resmi penyedia listrik.
Setelah pembelian token, pengguna memasukkan kode tersebut ke meteran listrik mereka, yang kemudian akan memperbarui saldo listrik yang tersedia, sehingga mereka dapat menggunakan listrik sesuai dengan jumlah yang telah dibeli. Sistem ini memberikan kontrol langsung kepada pelanggan atas penggunaan listrik mereka dan membantu menghindari tagihan besar di akhir bulan, karena mereka membayar terlebih dahulu sebelum menggunakan listrik.
Konsep yang mirip dengan membeli pulsa telepon seluler adalah sistem prabayar yang memungkinkan pengguna untuk mengatur pengeluaran mereka secara fleksibel sesuai kebutuhan. Dalam sistem ini, pengguna membeli kredit atau saldo terlebih dahulu, yang kemudian dapat digunakan untuk berbagai layanan komunikasi seperti panggilan suara, pengiriman SMS, dan pembelian paket data internet. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna untuk mengontrol pengeluaran mereka karena mereka dapat menambah kredit sesuai kemampuan dan kebutuhan harian, serta menghindari biaya yang tidak diinginkan jika saldo habis secara tidak terduga.
Selain itu, pengguna dapat memilih berbagai paket internet prabayar yang dapat di-top-up melalui metode berbeda, seperti kode USSD, aplikasi, atau SMS, dan paket ini biasanya tersedia dalam berbagai durasi harian, mingguan, atau bulanan. Sistem ini memberi kebebasan kepada pengguna untuk menyesuaikan penggunaan layanan dan pengeluaran mereka, mirip seperti membeli pulsa untuk telepon seluler. Dengan demikian, konsep ini sangat cocok bagi mereka yang ingin mengelola pengeluaran komunikasi secara lebih fleksibel dan terkontrol.
Layanan digital yang mempermudah isi ulang listrik, salah satunya adalah melalui m-banking atau mobile banking. Dengan menggunakan layanan ini, pengguna dapat membeli token listrik secara online melalui aplikasi bank yang mereka miliki, tanpa perlu pergi ke lokasi fisik seperti minimarket atau kantor pos. Teknologi ini menawarkan kemudahan akses, keamanan, serta kecepatan dalam melakukan pengisian pulsa listrik, yang sangat membantu dalam menjaga pasokan listrik tetap lancar dan menghindari pemutusan layanan. Saat ini, berbagai bank di Indonesia menyediakan layanan m-banking yang mendukung pengisian pulsa listrik secara praktis dan efisien.
Apa Itu Isi Token Listrik 2026
Isi token listrik adalah kode berupa angka yang digunakan untuk mengisi daya listrik pada meteran listrik prabayar. Token ini biasanya terdiri dari 20 digit angka yang dimasukkan ke dalam meteran untuk menambah saldo listrik yang dapat digunakan. Sistem ini memungkinkan pengguna membeli energi listrik terlebih dahulu sebelum digunakan, berbeda dengan sistem pascabayar yang menagih setelah penggunaan. Setelah membeli token, pengguna akan menerima kode angka yang harus dimasukkan ke meteran prabayar untuk mengisi saldo listrik mereka, yang kemudian akan otomatis bertambah sesuai nominal yang dibeli.
Selain itu, nilai listrik yang didapat dari token tergantung pada nominal yang dibeli dan daya listrik di rumah, karena besaran kWh yang diperoleh berbeda-beda tergantung kapasitas daya listrik yang digunakan. Sebagai contoh, token Rp100.000 dapat menghasilkan sekitar 73,96 kWh untuk daya tertentu. Sistem token ini memberi kontrol penuh kepada pengguna atas penggunaan listrik dan pengeluaran bulanan mereka, serta memudahkan pembelian di berbagai platform seperti minimarket, ATM, dan aplikasi digital.
Syarat dan Cara Daftar Listrik Token
Syarat daftar listrik token meliputi fotokopi KTP pemilik rumah dan dokumen terkait lainnya, serta harus mengajukan permohonan melalui aplikasi PLN Mobile atau website resmi PLN, lengkap dengan data yang diperlukan seperti nomor ID pelanggan dan data SLO jika belum memiliki SLO.
Berikut adalah syarat dan cara daftar listrik token secara lengkap:
Syarat Daftar Listrik Token
1. **Fotokopi KTP Pemilik Rumah**
Fotokopi KTP yang masih berlaku sebagai identitas pemohon.
2. **Fotokopi Dokumen Kepemilikan atau Surat Izin Usaha (jika diperlukan)**
Bisa berupa surat kepemilikan rumah atau dokumen terkait lainnya.
3. **Nomor ID Pelanggan (ID Pel)**
Nomor pelanggan yang tertera pada meteran listrik.
4. **Dokumen Pendukung Lainnya (jika diperlukan)**
Misalnya, surat permohonan atau formulir yang diisi sesuai kebutuhan.
Cara Daftar Listrik Token
1. **Download Aplikasi PLN Mobile**
Aplikasi resmi dari PLN yang tersedia di Play Store dan App Store.
2. **Daftar Akun PLN Mobile**
Registrasi menggunakan nomor HP dan ikuti instruksi untuk verifikasi.
3. **Pilih Menu Pasang Baru atau Tambahan Daya**
Jika ingin mendaftar listrik token baru atau melakukan penggantian ke token.
4. **Isi Data yang Diperlukan**
Masukkan data pelanggan, nomor ID pelanggan, dan data lain sesuai petunjuk.
5. **Upload Dokumen Pendukung**
Jika diminta, unggah fotokopi KTP dan dokumen lain sesuai kebutuhan.
6. **Lakukan Pembayaran**
Pembayaran bisa dilakukan melalui metode yang tersedia di aplikasi.
7. **Verifikasi dan Selesai**
Setelah proses selesai, listrik token akan aktif dan bisa digunakan.
Catatan:
– Pastikan nomor ID pelanggan benar dan sesuai dengan meteran listrik.
– Proses pendaftaran biasanya cepat dan dapat dilakukan kapan saja secara online.
– Setelah terdaftar, token listrik bisa dibeli via aplikasi dan pengisian otomatis.
Jika membutuhkan panduan lebih lengkap, bisa kunjungi situs resmi PLN atau hubungi layanan pelanggan PLN.
Cara Mendapatkan Token Listrik Gratis dari PLN
Saat ini, tidak ada cara resmi untuk mendapatkan token listrik gratis dari PLN secara langsung. Biasanya, token listrik harus dibeli atau melalui program subsidi tertentu yang disediakan pemerintah atau PLN. Jika Anda ingin menghemat biaya listrik, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. **Periksa Program Subsidi**: PLN dan pemerintah kadang menawarkan program subsidi listrik untuk pelanggan tertentu. Pastikan Anda memenuhi syarat dan mengikuti pengumuman resmi.
2. **Gunakan Fitur Promo dan Diskon**: PLN sering mengadakan promo tertentu, seperti diskon tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.
3. **Pantau Informasi Resmi**: Selalu ikuti pengumuman resmi dari PLN melalui website atau media sosial untuk mendapatkan informasi tentang program bantuan atau diskon.
4. **Hindari Penipuan**: Jangan percaya terhadap penawaran token listrik gratis dari sumber tidak resmi, karena bisa saja penipuan atau malware.
Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lengkap atau mengikuti program tertentu, sebaiknya langsung hubungi layanan pelanggan PLN atau melalui aplikasi resmi PLN Mobile.
Panduan Isi Token Listrik PLN Lewat Aplikasi Livin dan M-Banking
Berikut adalah langkah-langkah cara isi token listrik PLN melalui aplikasi Livin’ by Mandiri dan M-Banking, berdasarkan sumber terbaru:
**Melalui Aplikasi Livin’ by Mandiri:**
1. Buka aplikasi Livin’ by Mandiri di smartphone Anda.
2. Pilih menu **”Top Up”** atau **”Pembelian”**.
3. Pilih opsi **Token Listrik**.
4. Masukkan nomor meteran listrik PLN Anda.
5. Tentukan nominal token yang ingin dibeli.
6. Pilih metode pembayaran dan konfirmasi transaksi.
7. Masukkan PIN Livin’ untuk menyelesaikan transaksi.
8. Setelah pembayaran berhasil, kode token 20 digit akan muncul, dan Anda bisa memasukkannya ke meteran listrik prabayar.
**Melalui M-Banking (Mobile Banking):**
1. Login ke aplikasi mobile banking bank Anda (misalnya BRI, BNI, Mandiri, dll).
2. Pilih menu **Pembayaran** atau **Tagihan**.
3. Pilih **PLN** atau **Token Listrik**.
4. Masukkan nomor meteran listrik PLN dan nominal token yang ingin dibeli.
5. Konfirmasi pembayaran dan ikuti langkah-langkah yang diminta.
6. Setelah transaksi selesai, kode token akan dikirimkan ke layar atau melalui SMS, dan bisa dimasukkan ke meteran prabayar.
Pastikan Anda mengikuti langkah-langkah sesuai aplikasi yang digunakan dan memasukkan data dengan benar agar proses isi token listrik berjalan lancar.
Cara Beli Token Listrik Secara Online
Berikut adalah langkah-langkah cara membeli token listrik secara online dengan mudah:
1. **Gunakan Aplikasi Dompet Digital**
– Buka aplikasi seperti DANA, OVO, Gopay, atau LinkAja.
– Pilih menu PLN atau token listrik.
– Masukkan nomor meteran listrik dan nominal yang diinginkan.
– Lakukan pembayaran, dan token listrik akan otomatis muncul di aplikasi.
2. **Melalui Mobile Banking**
– Login ke aplikasi mobile banking bank Anda (BNI, BRI, Mandiri, dll).
– Pilih menu Pembelian/PLN/Pulsa & Token Listrik.
– Masukkan nomor meteran dan nominal.
– Konfirmasi transaksi, dan token akan dikirim ke layar atau email.
3. **Marketplace Online**
– Buka marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak.
– Cari layanan pembelian token listrik.
– Pilih nominal dan lakukan pembayaran.
– Token akan dikirimkan melalui SMS atau email.
4. **Aplikasi Resmi PLN (PLN Mobile)**
– Download dan buka aplikasi PLN Mobile.
– Login dan pilih menu Token Listrik.
– Masukkan nomor meteran dan nominal, lalu bayar.
– Token akan muncul di aplikasi untuk diisikan ke meteran.
**Catatan:** Pastikan nomor meteran dan nominal yang dimasukkan sudah benar untuk menghindari kendala saat pengisian listrik.
Kesimpulannya
Token listrik adalah kode angka 20 digit yang digunakan untuk mengisi ulang daya listrik pada meteran prabayar PLN. Sistem ini memungkinkan pengguna membeli voucher berisi kode unik yang kemudian dimasukkan ke meteran untuk menambah daya listrik yang digunakan. Nominal token biasanya tersedia dalam berbagai nilai, seperti Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000, hingga Rp1.000.000, dan setiap kode hanya bisa digunakan satu kali. Setelah membeli, pengguna memasukkan kode tersebut ke meteran, dan jika benar, saldo kWh akan bertambah dan muncul konfirmasi di layar meteran. Sistem ini memberi kontrol langsung kepada pengguna atas konsumsi listriknya dan membantu menghindari tagihan membengkak di akhir bulan.